Senin, 20 Mei 2013

PINGGIRAN LINGGANG

Senang rasanya bisa jumpa lagi dengan teman-teman pengunjung blog ini, kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang kondisi hutan kalimantan, khususnya kalimantan timur wilayah kutai barat kec.linggang bigung...
ok, langsung pada inti. Pada saat liburan beberapa waktu lalu, saya berkesempatan untuk menjelajahi kawasan hutan di daerah kutai barat, dimana dikatakan bahwa daerah ini memiliki banyak sekali spesies tumbuh-tumbuhan yang masih tersisa dan juga kondisi habitat yang masih terja kelestariannya, namun setelah saya melakukan perjalanan di lapangan hal ini tidak sepenuhnya benar. Karena wilayah tersebut telah berubah menjadi daerah yang dieksploitasi hasil buminya, baik batu dan juga kayu.




Pematang sungai 'NCALINT'

Kondisi di pinggiran kali "NCALINT"

Warga setempat sedang menjala ikan

Berbicara masalah batu maka tempat yang saya kunjungi ini bisa dikatakan surganya batu, dalam lahan seluas 500 M2 banyak terdapat batu batu besar, yang diameternya dapat mencapai 20 meter dantinggi 10 - 20 meter, tentunya dapat kita bayangkan sebesar apa batu tersebut dari gambaran yang saya berikan. Dulunya tempat ini menyandang mitos yang sangat menyeramkan, tentu hal ini yang menyebabkan keberadaan batu-batu ini dapat bertahan. Namu seiring dengan berlalunya waktu, dan berkurangnya para pemuka adat setempat yang disegani petuah-petuahnya maka julukan angker pada daerah ini pun di abaikan dan dilakukan exploitasi tanpa diimbangi dengan konservasi lingkungan setempat. Dan tentunya dalam hal ini tidak ada pihak yang bisa disalahkan, karena tentu ini merupakan tanggung jawab bersama. Daerah ini merupakan daerah berkembang yang sangat pesat pertumbuhannya, sehingga persaingan dalam bidang ekonomi pun sangat ketat. Maka wajar saja jika kelestariaan alam masih menjadi hal kedua. 

Beberapa poto dibawah ini merupakan contoh bebatuan yang kini di exploitasi






Dan berikut ini beberapa kondisi hutan yang sempat saya abadikan.




dan berikut beberapa gambaran dari kondisi hutan yang dieksploitasi...







Tentu kondisi seperti ini akan terus berlanjut, dan akan terus berlanjut. Kita tidak dapat memungkiri bahwa semakin pesatnya pertumbuhan masyarakat semakin berkembang pula kebutuhan akan hasil-hasil hutan demi  untuk menenjalankan roda perekonomian, namun pemanfaatan hasil hutan ini tidak berjalan lurus dengan pelestariannya. Maka dalam hal ini butuh langkah-langkah khusus dari semua pihak dalam hal pelestarian lingkungan. Tidak hanya bagaimana menghukum atas “tindakan” tapi bagaimana menanamkan pemahaman akan pentingnya pelestarian lingkungan kepada masyarakat.  Oke untuk kali ini sekian dulu postingan ini, kita akan ketemu lagi dalam postingan berikutnya dengan cerita yang berbeda. THANKZ



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label